Piringan Cakram dan Kampas Rem Bajaj Pulsar

Piringan Cakram dan Kampas Rem Bajaj Pulsar

Hello Bro, masih setia dengan motor Pulsarnya kan? Nah mungkin salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah peremajaan dalam bagian pengereman, karena kita tau hal ini adalah sistem yang sangat penting. Dicek saja kondisi piringan cakramnya, apakah sudah tipis, atau sudah bergelombang. Tentu ini sangat berbahaya mengingat tidak optimalnya fungsi pengereman jika piringan sudah banyak kemakan, bahkan bisa sampai bengkok dan patah. Jika terjadi seperti ini dalam kondisi berjalan dan kecepatan tinggi, tentu akan sangat berbahaya.

Kami, Norival Auto Parts yang sudah lama berjualan part khususnya untuk motor bajaj pulsar ini, punya 2 komponen yang akan membuat sistem pengereman tetap prima. Dan harganya juga tidak mahal.

Yang pertama adalah piringan cakram merk Fenrir dengan kualitas selevel ori grade 1. Ketebalan 4mm (walaupun di tulisannya 3mm). Stok dan harganya adalah sebagai berikut:

  • Piringan cakram depan Pulsar 200NS: 375rb
  • Piringan cakram belakang Pulsar 200NS/P220: 350rb
  • Piringan cakram depan Pulsar 220/P200/P180UG4: 275rb

Silakan amati penampakannya ya gan

[foogallery id=”4992″]

Lebih jelas 360 derajat bisa lihat videonya gan:

[tabs][tab title=”Depan 200NS”]

[youtube id=”n0rbzHax3kQ” width=”600″ height=”340″ position=”left”]

[/tab] [tab title=”Belakang 200NS”]

[youtube id=”JcLyPkSiaPM” width=”600″ height=”340″ position=”left”]

[/tab] [tab title=”Depan P220″]

[youtube id=”Hd8PVI-t468″ width=”600″ height=”340″ position=”left”]

[/tab][/tabs]

Berminat? Nah jika sudah punya piringan cakram yang bagus, supaya bekerja secara optimal dan ketebalan terjaga, maka gunakan kampas rem yang memang berkualitas. Pengereman pakem dan tidak memakan cakram. Jadi penggantian berikutnya ya hanya kampas remnya saja, dan itupun bisa sampai 1 tahun baru ganti. Kampas remnya apa lagi kalau bukan merk Elig. Jika ingin info lebih tentang Elig, silakan berkunjut ke link berikut. Adapun harganya sebagai berikut:

  • Kampas rem depan cakram Pulsar All Type: 90rb
  • Kampas rem belakang cakram Pulsar 200NS / P220: 90rb

Berikut penampakan dari kampas rem Elig buat cakram Pulsar:

[one_half]

Kampas Rem Depan Cakram Pulsar

Kampas Rem Depan Cakram Pulsar

[/one_half][one_half_last]

Kampas Rem Belakang Cakram Pulsar

Kampas Rem Belakang Cakram Pulsar

[/one_half_last]

[divider]

Pembelian via Marketplace saja ya gan

Pembelian cakram Pulsar:

[one_third][/one_third][one_third][/one_third][one_third_last][/one_third_last]

Pembelian kampas rem Elig Pulsar:

[one_third][/one_third][one_third][/one_third][one_third_last][/one_third_last]

Selamat Berbelanja… 🙂

Permasalahan Seputar CVT Motor Matic

Fenrir.id – Banyak pengguna Motor Matik di Indonesia mencari solusi dengan meningkatkan performa sektor CVT Motor Matic nya, untuk menyesuaikan kondisi rute jalan yang ditempuh dengan gaya berkendara yang berbeda. Upgrade CVT / bahasa gaulnya “Main Kirian” bertujuan agar CVT Motor Matic dapat bekerja dengan lebih maksimal untuk mentransfer tenaga dari mesin ke roda belakang.

Upgrade CVT Motor Matic marak terjadi dilapangan, karena performa Motor Matic bawaan pabrikan dirasa masih kurang mumpuni dan dianggap tidak sempurna dengan berbagai permasalahan yang timbul di kalangan pengguna Motor Matik di Indonesia.

Masalah yang sering dialami pengguna Motor Matik dilapangan adalah, sbb:

  • Masalah gredek / terjadi getaran di bagian CVT  Motor Matic pada saat awalan start, ketika Motor Matic mulai berjalan dari posisi stasioner. Masalah gredek memang tidak terjadi di semua tipe Motor Matik, tetapi masalah gredek sudah menjadi rahasia umum di kalangan pengguna Motor Matik.
  • Tarikan awalan Motor Matik terasa berat / lemot dan tidak spontan, sehingga kecepatan puncak pada Motor Matik sulit dicapai / tidak maksimal.
  • Performa mesin Motor Matik menjadi lemah dan tidak mendukung pada saat melewati jalanan menanjak, apalagi ketika pada saat berboncengan.

Kebutuhan dan masalah yang dialami oleh pengguna Motor Matik akan berbeda dari satu pengguna dengan pengguna lainnya, karena kondisi geografis dan demografis yang bervariasi akan ikut mempengaruhi, contoh:

  • Pengguna Motor Matik di daerah perkotaan dengan kondisi jalanan padat akan lebih sering mengalami masalah gredek dan lebih membutuhkan torsi di bandingkan tenaga.
  • Berbeda dengan pengguna Motor Matik di daerah perbukitan dan pegunungan dengan kondisi jalanan sepi dan menanjak, tentunya tenaga akan lebih dibutuhkan dibandingkan torsi.
  • Kondisi Motor Matik dalam keadaan standar pabrikan dirasa kurang bagi sebagian pengguna Motor Matik dengan gaya berkendara ekstrim, yang menuntut torsi dan tenaga agar Motor Matic nya dapat dipacu semaksimal mungkin.

Motor Matik yang di produksi masal oleh pabrik mengacu kepada standar yang dirancang secara umum, berbeda dengan Motor Matik untuk balap yang telah di modifikasi sedemikian rupa untuk menyesuaikan sirkuit dan juga gaya pengendaranya. (Fenrir_Engineering)

Sumber: CVT motor matic

Sejarah Singkat Teknologi CVT – Continuous Variable Transmission

Fenrir.idAnda pasti terkejut! Bahwa Teknologi Continuous Variable Transmission – CVT yang digunakan pada Motor Matik (CVT motor matic), ternyata lahir dari ide seniman hebat Leonardo Da Vinci yang pertama kali membuat sketsa dasar dari suatu alat mekanis dengan nama Transmisi Nu Vinci pada tahun 1490.

CVT Motor Matic

Transmisi Nu Vinci 1490 – Leonardo Da Vinci.

Walaupun fisik dari sketsa Transmisi Nu Vinci tidak pernah dibuat oleh Leonardo Da Vinci, sketsa Nu Vinci menjadi ide dasar dari Teknologi Transmisi CVT yang pertama kali di patenkan oleh Benz dan Daimler (Jerman) pada tahun 1886. Kemudian seiring berjalannya waktu, pada tahun 1930, GM–General Motors melakukan riset dan mengembangkan Teknologi Toroidal CVT.

CVT Motor Matic

GM–General Motors – Teknologi Toroidal CVT

Setelah 468 tahun kemudian, terhitung semenjak sketsa Transmisi Nu Vinci yang menjadi dasar ide dari Teknologi CVT dibuat pada tahun 1490, tepatnya di tahun 1958: Transmisi CVT untuk pertama kalinya diciptakan dengan menggunakan sabuk V-Belt oleh Hubert Jozef (“Hub”) van Doorne. Teknologi Transmisi Van Doorne diberi nama Variomatic dan diaplikasikan kepada kendaraan mobil DAFVan Doorne’s Automobiel Fabriek (Netherlands) untuk menggerakkan mesin 0.6 L.

CVT Motor Matic

Mobil DAF 1958 – Variomatic – Teknologi CVT pertama kali pada kendaraan dengan menggunakan sabuk V-Belt.

Teknologi CVT terus berkembang dari tahun ke tahun dan kemudian di Tokyo pada tahun 1987: Untuk pertama kalinya teknologi ECVT – Electronic Continuous Variable Transmission diperkenalkan melalui mobil Subaru Justy yg di rilis dengan menggunakan teknologi ECVT: Yaitu adalah teknologi CVT dengan sistem kerja yang sudah diatur secara elektronik, dari hasil riset yang dikembangkan oleh perusahaan Fuji Heavy Industries. Setahun kemudian (1988), Subaru Justy dengan teknologi ECVT kembali dirilis dengan versi berpenggerak empat roda.

CVT Motor Matic

Mobil Subaru Justy 4WD 1988 – teknologi ECVT – Electronic Continuous Variable Transmission – Fuji Heavy Industries.

Pada waktu bersamaan di berbagai belahan bumi lainnya, perusahaan Ford Amerika dan Fiat Italia merilis CVT yang menggunakan sabuk dari material baja – Steel Belts. Ford menerapkan teknologi Steel Belts kepada unit Mobil Ford Fiesta dan Fiat mengaplikasikan teknologi Steel Belts kepada unit Mobil Fiat Uno yang juga menjadi mobil pertama di Eropa dengan sistem transmisi CVT.

CVT Motor Matic

Mobil FIAT Uno 1987 – Steel Belts CVT: Teknologi CVT dengan sabuk yang menggunakan material baja.

Memasuki era 90-an, Nissan bersama dengan Fuji Heavy Industries kembali mengembangkan Teknologi High Torque CVT di tahun 1992, yang kemudian diberi nama N-CVT – Nissan Continuous Variable Transmission: Yaitu adalah teknologi CVT yang dilengkapi dengan konverter torsi, sehingga memungkinkan untuk menghasilkan lebih banyak torsi dan tenaga.

Teknologi N-CVT – Nissan Continuous Variable Transmission dengan konverter torsi – High Torque CVT – 1992

Memasuki abad ke 21: Transmisi CVT terus disempurnakan seiring dengan pertumbuhan teknologi yang semakin pesat. Saat ini Teknologi CVT telah banyak diaplikasikan dan menjadi teknologi andalan di berbagai jenis kendaraan seperti mobil dan skuter modern, termasuk dengan kendaraan Motor Matic yang anda gunakan.

Sumber: Fenrir Engineering – CVT Motor Matic

Slide Piece – Kecil dan Jarang diperhatikan – Padahal Sangat Penting

Slide Piece – Kecil & Jarang diperhatikan – Padahal Sangat Penting

 

Slide Piece yang biasa disebut sebagai Karet Slider, pada umumnya terbuat dari bahan plastik campuran dan terletak pada komponen Tutup Rumah Roller.

Fungsi Karet Slider adalah untuk menahan gerakan Variator / Rumah Roller ketika bergeser keluar-masuk akibat tekanan dari Roller CVT Motor Matik yang menerima gaya sentrifugal seiring dengan meningkatnya RPM putaran mesin.

Perhatikan! Jika komponen Slide Piece sudah mengalami keausan / rusak, maka umur komponen Roller CVT Motor Matik anda pun akan menjadi semakin pendek, jika dibiarkan maka komponen Tutup Rumah Roller yang bersentuhan langsung dengan Roller pun akan ikut rusak tergerus.

Ciri – ciri Slide Piece Motor Matik mulai rusak/ aus:

  • Timbul suara kasar pada komponen Puli Primer di bagian depan pada saat mesin motor matik dalam keadaan stasioner / idle.
  • Suara akan terdengar lebih kasar ketika Motor Matik berakselerasi dan pada saat dekselerasi.
  • Performa Motor Matik akan menurun, karena distribusi tenaga putaran mesin menjadi tidak maksimal.

Suara kasar disebabkan oleh komponen Slide Piece yang sudah aus dan tidak lagi menjepit komponen Tutup Rumah Roller, sehingga pergerakan Roller menjadi tidak seimbang / pincang pada saat bersentuhan dengan permukaan Tutup Rumah Roller dan akan menghasilkan suara kasar akibat dari getaran yang terjadi.

Pengguna Motor Matik pada umumya jarang melakukan servis dan mengecek komponen CVT secara menyeluruh jika tidak mengalami kendala. Jangan tunggu sampai masalah besar timbul, hanya karena komponen Slide Piece / Karet Slider yang terlihat kecil sering luput dari perhatian.

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti Slide Piece Motor Matik anda?

Ganti slide piece / karet slider bersamaan pada saat penggantian Roller!

Pastikan komponen Slide Piece yang anda gunakan memiliki kualitas material yang baik, karena Slide Piece / Karet Slider akan menerima beban kerja yang cukup berat dan menjadi tumpuan ketika rumah Roller bergeser keluar-masuk untuk mengimbangi putaran mesin yang diterima oleh puli primer.

Slide Piece / Karet Slider Fenrir F3:

  • Terbuat dari bahan polimer sintetis berkualitas.
  • Umur masa pemakaian jauh lebih panjang – High Durability.
  • Memiliki kepadatan dengan tingkat kelenturan yang seimbang.
  • Memiliki ketahan yang baik terhadap suhu tinggi di atas rata – rata.
  • Memiliki daya pelumasan yang baik sehingga tahan terhadap gesekan.
  • PNP (Plug & Play) dengan dimensi akurat sesuai dengan standar pabrikan.

Slide Piece Fenrir F3:

  • F3 – SH1
    Beat Carbu, Scoopy Carbu, Spacy Carbu, Vario 110 Carbu, Beat FI, Beat esp FI (K16), Beat Pop (k44), Vario 110 LED (All Honda Matic 110cc)
  • F3 – SH2
    Vario 125, Vario 150, Vario 125 LED, Vario 150 LED, PCX 125 Built Up, PCX 150 Built Up, PCX 150, PCX 160, ADV 150
  • F3 – SY1
    Nouvo, Mio Sporty, Mio Smile, Mio J, Mio GT, Mio M3, Mio Z, Mio 125, Fino, X Ride, Xeon, Xeon RC, Freegoo, Lexi, Soul GT 125, Aerox 155, N Max 155

Pembelian via Marketplace (INGAT Tokonya: Norival Auto Parts):

[one_third][/one_third][one_third][/one_third][one_third_last][/one_third_last]

Pastikan komponen Slide Piece yang anda gunakan BERKUALITAS!